Penyebab Kerontokan Pada Bulu Kucing
Kondisi kerontokan pada bulu kucing sering disebut dengan alopecia atau kebotakan. Keadaan ini adalah masalah umum yang biasa terjadi pada kucing. Bulu kucing dapat rontok secara parsial / sebagian atau total, dapat terjadi dengan pola yang bervariasi ataupun simetris.

Penyebab kerontokan bulu kucing beraneka ragam, bisa karena adanya gangguan hormonal, tingginya kadar tiroid dalam tubuh kucing, peningkatan steroid juga bisa memicu kerontokan bulu kucing, kekurangan vitamin ADE juga dapat menyebabkan kerontokan bulu kucing atau bisa juga disebabkan adanya parasit pada kulit seperti penyakit scabies, kurap, kudis, gudik dan jamur pada kucing. Penyakit kulit pada kucing secara umum dan pasti menyebabkan kerontokan bulu pada kucing yang terinfeksi. Disamping itu ada juga kerontokan bulu akibat kanker yang menyerang kucing, biasanya obat-obat kanker juga merupakan penyebab kerontokan bulu kucing.
Pengobatan untuk mengatasi kerontokan harus disesuaikan penyebabnya, walaupun kadang-kadang sangat sulit untuk diobati, terutama kerontokan bulu karena kanker dan gangguan hormonal. Sedangkan pengobatan kerontokan bulu akibat penyakit kulit karena parasit lebih mudah untuk di obati.
Kemudian untuk pencegahan kerontokan bulu kucing sampai saat ini belum ditemukan metode yang pasti untuk hal itu. Kita hanya bisa menjaga kwalitas pakan tetap baik untuk menjamin kecukupan protein, asam amino, vitamin dan mineral serta menjaga agar kucing tidak terkena penyakit kulit. Ini dilakukan karena ketidakseimbangan hormonal berkorelasi positif terhadap kwalitas dan kwantitas pakan kucing.
Demikian semoga bermanfaat.
Comments
Post a Comment